Pada hari minggu atau hari libur, suasana tempat itu sangat ramai. Mereka datang dari berbagai daerah, baik dari Tuban sendiri atau luar kota. Bahkan, Rhoma Irama pun juga kepincut dengan tempat itu. Sehingga menggunakannya sebagai lokasi shooting salah satu filmnya.
Maka tak salah kiranya bagi siapapun anda dan darimanapun, yang ingin berlibur ke Tuban, saya menyarakan untuk mengunjungi Nglirip.
Sambil menikmati gemuruh air terjun dan putihnya buih-buih air yang terpercik dari dasar sungai, anda juga dapat menikmati pedasnya rujak khas singgahan atau segarnya es kelapa muda. Bila ingin turun ke bawah air terjun, anda akan menjumpai cerukan yang sangat dalam. Tidak disarankan anda untuk mandi, karena cukup berbahaya. Tapi jika anda memaksakan untuk mandi, mandi saja ditepi cerukan, lebih aman.
Tulisan ini sengaja tidak menyinggung beberapa legenda yang terkait dengan Nglirip. Biarlah itu menjadi domain para sejarawan. Yang penting, bagaimana nglirip, sebagai sebuah obyek wisata dapat terkenal, bahkan sampai luar kota.
Perjalanan menuju nglirip dari pusat kota Tuban, memerlukan waktu sekitar 1 sampai 1,5 jam menggunakan mobil atau motor. Dari Bojonegoro sekitar 2 jam, sedangkan kalau dari jatirogo, hanya butuh waktu sekitar 45 menit.
Jalan menuju ke lokasi sangat mulus dan sangat terawat. Karena merupakan jalur poros yang menghubungkan kecamatan montong dan singgahan. Bila anda dari Tuban, anda juga akan melewati Goa Putri Asih dan guwo terus.
Guwo terus merupakan nama salah satu desa di kecamatan Montong. Di sini anda akan menjumpai jalanan berkelok membelah tebing-tebing batu yang cukup tinggi. Setelah itu, rindangnya hutan Jati akan menyambut anda sepanjang kurang lebih 10 menit perjalanan. Dan ketika anda sampai di tikungan yang cukup tajam, artinya anda telah sampai di Kerawak. Mau istirahat sambil menikmati keindahan sungai dan segarnya air pegunungan? Disitulah tempat yang pas. Atau bila anda memutuskan untuk lanjut, lokasi nglirip 7 menit dari situ.
Bila anda hendak berkemah di Nglirip atau kerawak, saya sarankan untuk melakukan pemberitahuan atau minta ijin kepada petugas atau perangkat desa. Selain untuk menjaga dan memantau keberadaan anda, juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar